penantian?

11-11-11 , sbuah tanggal yg mengesankan. saya beruntung lahir di bulan dan tanggal yg sama angkanya. dan di tahun ini, entah mengapa angkanya begitu enak diputar-putar,

saya lahir 11-11-1992.

bisa juga ditulis 11-11-92

akhir abad ke 19 saya dilahirkan,

dan di abad ini usia saya ke 19

11-11-11

bertepatan dgn acara seagames

tahun 92 yg artinya 19 tahun lalu, indonesia gemilang dengan ajang seagamesnya

dan pada saat itu saya dilahirkan

tidak jelas mgkin,

tapi yg jelas, saya bahagia. baru kali ini saya benar2 bahagia dgn pertambahan usia saya.

usia 19, buat saya ush ngga bisa dibilang muda lagi, tapi juga bukan berati saya tua. saya cuman mau jadi dewasa.

saya pengen buka lembaran baru,
dengan menjadikan kesalahan dimasa lalu sebagai pelajaran berharga

saya bahagia meski saya ngga dapat kado spesial apapun.

tapi barusan kebahagian saya bagai sesuatu yg tak bisa lagi saya curahkan dengan kata-kata

sendainya dia tau, bahwa saya sudah mencintainya sejak dua tahun lalu

saya mencintainya tanpa saya harus memaksakan rasa ini

mencintai yg saya kira tulus

dan saya tidak tahu apakah saya bisa menuai nya akhir nanti

saya sudah beberapa kali bertemu dengan orang lain

“ada” sebenarnya yang lebih hebat dari kamu

tapi,

entahlah. saya rasa kamu adalah obor abadi

yang ketika saya acuhkan kamu, hidup terasa padam

saya tak semangat-sesemangat dulu saat masih bersama kamu

trimakasih ya,

setelah sekian lama

setelah dua tahun saya pendam rasa

dan kita hanya saling diam, tanpa berkata-kata

tanpa bercanda

tanpa cerita dan terbuka

dan setelah dua tahun pula saya selalu mengharap ucapan ini terlontar,

akhirnya kamu berikan juga di malam ini mendekati setengah sebelas malam

trimakasih ya,

tiada ucapan yg lebih indah daripada ucapanmu, ayah, ibu, dan kakak2 saya

saya ingin menangis sekarang, menangis karna bahagia

placing your way. everyone is the same!

new world and friendly world!

menjelang 19

tiba-tiba saya takut. galau, khawatir, saya merasa sia-sia (lagi)

saya ngga tahu seberapa sering saya bersikap kekanank-kanakan,
lelet ngerjakan sesuatu
menunda
takut untuk memulai
takut untuk beresiko
kurang pengertian
mengorbankan penting demi keegoisan saya yg minta “dimengerti”
menyimpan uang saya tanpa berbagi lebih banyak lagi
bersikap kurang menyenangkan
bicara tanpa kelugasan
semuannya. semuanya.

H-1

is there anyone grantee i’m involved? -_-

manfaatkan wktu sbaik mungkin

uts tinggal sehari lagi. god, i just have what i believe, and what i bring my (otak) for nalar. malem ini mau nyelesain project papper. smoga selesai….:))

believe!

selalu percaya tangan Tuhan (invisible hands) dibalik semua cita-cita. setelah mantap akan cita-cita, bayangan, dan kepercayaan itu selalu ada di balik keberhasilan :)

perencanaan

rencanakan hiupku, atau kamu akan jadi bagian perencanaan orang lain. (bijak)

what a day!

dad, mom.. maybe i wrong i wrong before.. i just wanna look a smile from you because you proud have had me…!

istiqomah – istikharah

kemarin saya mengikuti sebuah wawacara HMJ-LK di kampus saya. singkat cerita saya agak ragu buat gabung di organisasi ini. organisasi ini menaungi urusan ekonomi islam. kenapa saya ragu? ya karna saya takut mati. saya takut saya pasif dan gak bisa all out buat yang lain. terlebih karena ini menyangkut sesuatu yang bersifat khusus, sehingga mungkin ada batasan atau margin dibandingkan dengan organisasi lain.

disini saya apply di divisi riset. begonya saya karena saya langsung datang ke sekretariat dan belum ambil atau isi formnya. jadilah saya lama disana buat memutuskan saya mau masuk divisi mana.

setelah pulang saya jadi tambah ragu sama keputusan saya. sepertinya kok saya terburu-buru banget buat ambil keputusan ini, dan lagi-lagi terbentur plin-plan yang udah jadi kebiasaan saya itu karena tergoda oleh banyak hal.

well, pagi tadi saya sms sama teman saya. dia yang saya anggap lumayan stabil, dan saya enjoy buat cerita ke dia (selama belum ada pacar, saya nggak tau mesti crita ke siapa). alhamdulillah, dia ngerespon baik. tapi dari skian nasihat dia yang saya tangkep initinya cuma satu : jangan pernah lupakan Allah dalam urusan menentukan pilihan atau masa depan kamu. Kalau bingun, slalu istighfar, berdoa kapan aja. IsnshaAllah, kita akan diberikan intuisi untuk ngelakuinnya.

saya sadar pernyataan dia itu sangat tepat. saya kemudian instrupeksi. let’ it flow saya aktivitas sambil merenung, jangan-jangan selama ini saya lebih banyak ambil keputusan gara-gara emosiaonalitas doang. akhirnya saya sendiri yang menyesal, ragu, atau khawatir. yah itu benar.

mungkin inilah yang disebut emotional spiritual qotations. dan untuk itulah, saya harus lebih melatih untuk arif dalam memutuskan. Setidaknya, saya kemudian berpikir sekarang. kalaupun jadi riset disini itu bukan keinginan. akan sangat banyak manfaat yang saya dapat.

mungkin sata akan jadi specialist, atau bisa mengembangkan sesuatu yang masih langka dilakukan orang. dan karena itulah, keberadaan saya justru dibutuhkan dunia.

Blog at WordPress.com.
Theme: Esquire by Matthew Buchanan.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.