Puisi pertama 20:42 untuk sekedar bayangmu

Aku bukan orang yang pandai merangkai kata

Bahasaku tidak seindah bait chairil anwar atau puisi kahlil gibran

Memetik sinar gitar aku tak mampu, merangkai nada aku tak tahu

Wajahkupun tidak mampu mengindahkan perhatianmu

Tapi inilah aku, dengan berani membusur panah hatiku pada laki-laki
idaman banyak wanita

Tak ada keraguan meski logikaku berkali-kali menolak dan berkata: Aku tidak pantas untuknya…

Kau bagai kristal yang sulit aku genggam bahkan untuk kusentuh sekalipun

Kau seperti magnet yang menjadi perhatianku

Kini, rasa itu telah setahun berjalan

Selama itulah aku memendamnya, menjaganya jauh dalam lubuk hatiku, mengontrol sikapku dan tuturku dihadapanmu

Tapi aku tak bisa merelakan satu detikku untuk melepas fokus mataku untukmu

Bagiku ketika melihatmu, itu adalah nafas, jiwa, dan masa depanku

Namun itu belum cukup untuk merangkai harapan seperti yang aku impikan

Bukan perasaanmu padaku yang aku inginkan, terlalu jauh.

Aku hanya berharap kesempatan untuk kita berada dalam kebersamaan kemudian duduk dan bertukar cerita

Beruntung,ketidaksempurnaaanku justru menyadarkanku

Untuk tidak larut dalam buaian emosi cinta

Untuk tidak menjadi boneka yang dipermainkan oleh cinta dan nafsu

Atau sekedar menjadi topeng dihadapanmu

Aku hanya akan jadi yang terbaik untuk diriku dan Tuhan, bukan untukmu

Karena garis kehidupan manusia itu hanya Tuhan yang tau

Seperti lahir, mati, dan cinta adalah kuasa-Nya

Yang cukup buatku untuk berserah diri

Dalam balutan kain putih yang temani sujudku

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: