menjelang 19

tiba-tiba saya takut. galau, khawatir, saya merasa sia-sia (lagi)

saya ngga tahu seberapa sering saya bersikap kekanank-kanakan,
lelet ngerjakan sesuatu
menunda
takut untuk memulai
takut untuk beresiko
kurang pengertian
mengorbankan penting demi keegoisan saya yg minta “dimengerti”
menyimpan uang saya tanpa berbagi lebih banyak lagi
bersikap kurang menyenangkan
bicara tanpa kelugasan
semuannya. semuanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: