believe!

selalu percaya tangan Tuhan (invisible hands) dibalik semua cita-cita. setelah mantap akan cita-cita, bayangan, dan kepercayaan itu selalu ada di balik keberhasilan 🙂

Advertisements

perencanaan

rencanakan hiupku, atau kamu akan jadi bagian perencanaan orang lain. (bijak)

what a day!

dad, mom.. maybe i wrong i wrong before.. i just wanna look a smile from you because you proud have had me…!

istiqomah – istikharah

kemarin saya mengikuti sebuah wawacara HMJ-LK di kampus saya. singkat cerita saya agak ragu buat gabung di organisasi ini. organisasi ini menaungi urusan ekonomi islam. kenapa saya ragu? ya karna saya takut mati. saya takut saya pasif dan gak bisa all out buat yang lain. terlebih karena ini menyangkut sesuatu yang bersifat khusus, sehingga mungkin ada batasan atau margin dibandingkan dengan organisasi lain.

disini saya apply di divisi riset. begonya saya karena saya langsung datang ke sekretariat dan belum ambil atau isi formnya. jadilah saya lama disana buat memutuskan saya mau masuk divisi mana.

setelah pulang saya jadi tambah ragu sama keputusan saya. sepertinya kok saya terburu-buru banget buat ambil keputusan ini, dan lagi-lagi terbentur plin-plan yang udah jadi kebiasaan saya itu karena tergoda oleh banyak hal.

well, pagi tadi saya sms sama teman saya. dia yang saya anggap lumayan stabil, dan saya enjoy buat cerita ke dia (selama belum ada pacar, saya nggak tau mesti crita ke siapa). alhamdulillah, dia ngerespon baik. tapi dari skian nasihat dia yang saya tangkep initinya cuma satu : jangan pernah lupakan Allah dalam urusan menentukan pilihan atau masa depan kamu. Kalau bingun, slalu istighfar, berdoa kapan aja. IsnshaAllah, kita akan diberikan intuisi untuk ngelakuinnya.

saya sadar pernyataan dia itu sangat tepat. saya kemudian instrupeksi. let’ it flow saya aktivitas sambil merenung, jangan-jangan selama ini saya lebih banyak ambil keputusan gara-gara emosiaonalitas doang. akhirnya saya sendiri yang menyesal, ragu, atau khawatir. yah itu benar.

mungkin inilah yang disebut emotional spiritual qotations. dan untuk itulah, saya harus lebih melatih untuk arif dalam memutuskan. Setidaknya, saya kemudian berpikir sekarang. kalaupun jadi riset disini itu bukan keinginan. akan sangat banyak manfaat yang saya dapat.

mungkin sata akan jadi specialist, atau bisa mengembangkan sesuatu yang masih langka dilakukan orang. dan karena itulah, keberadaan saya justru dibutuhkan dunia.

Mentor Mimpi di Perkuliahan

Entah kenapa akhir-akhir ini saya seperti lama untuk bergerak, lama untuk menangkap, dan lama untuk “melempar”. Nggak tau apakah itu karna saya ter;ena atau saya memang nggak passion disini, tapi yang jelas semua itu harus diakhiri. Dan tiba-tiba malam ini saya kepikir tentng “MENTOR” Saya pengen nulis tentang “belajar dari senior” dan orang-orang yang pengen saya temui di perkuliahan nanti. Well, saya percaya saat saya visualise akan ada ribuan otot yang lebih siap untuk bekerja, hati yang lebih siap untuk menerima, mata, dan jiwa yang tenang.

1. Kak Syarif Hidayatullah
kaka syarif yang waktu itu ngasih motivasi di simfoni benar-benar menyihir saya
2. Mas Goris Mustaqim
3. Alanda Kariza
4. Anggito abimanyu -> ngobrol dan saling kenal sama beliau
5. Karni Ilyas
6. Muhammad Assad

merekalah orang-orang yang saya anggap inspiratif. Saya pengen banget 3,8 tahun ini bisa kenal mereka. 🙂

salam maba

maafkan karna saya baru post setelah hampir 2 minggu saya kuliah. semestinya sudah sejak 2 minggu lalu saya posting ini tapi dikarenakan sibuk “penyesuaian” maka barulah hari ini saya benar-benar blogging tentang perkuliahan saya.

well, dua minggu agaknya terlalu lama untuk penyesuaian diri. Saya mulai lelah. Saya teringat ucapan dari salah satu bintang tamu di Simfoni, namanya Kak Syarif. Beliau dynamic banget. Dari lifestylenya, gaya bicaranya, bahkan cara berjalan dan tatapannya pada audiens begitu dynamice! Sampai pada tahap akhir sesi dialog itu mas Syarif memberikan closing statement yang sangat mengena di saya saat ini : “Kalau kalian para mahasiswa mau sukses, caranya mudah. jadilah mahasiswa yang bisa menjadi diri kalian sendiri. Bertindaklah karena kalian mau, kalian suka. Maka secara otomatis kalian akan sukses dengan pilihan kalian itu”

so sweet banget. Sampai saat ini saya masih pengen banget foto bareng mas Syarif. 🙂

waiting pengumuman

sudah mau akhir septeber. masih nunggu 2 pengumuman besar. Ya Allah pantaskan diri hamba untuk memperoleh keduanya.. pantaskan diri hamba Ya Allah.. sesungguhnya hamba ingin lebih mandiri dan arif dalam hidup ini

Talented, blooming Passion!

saya cuma mau bilang kalo saya harus semangat. besok kuliah pengantar bisnis, ekonomika pengantar, dan saya pengen jadi asdos buat mata kuliah bisnis pengantar. saya mau memulai karir saya di perkuliahan. saya pasti bisa.

INsPIRED!

MID-NIGHT!

belakangan saya emang lagi nge-fans sama sosok-sosok wanita yang punya inner dan passion. Keduanya sama-sama writter. Pertama Alanda yang kedua mbak faela.

saya kenal mbak faela dari acara sekolah pembaharu dari iman usman. Pertama pas perkenalan diri, dia relax banget bercerita tentang keinginan dia. keliatan banget ambisius. tapi saya suka. Padahal selama ini saya jarang suka sama orang yang ambisius, tapi mbak faela dengan gayanya yang cuek, santai keliatan begitu menjiwai hidup dan mimpinya. Dia tegas, dan yang jelas saya suka gaya seperti itu. saya sempet nggak sengaja baca blog nya. dan tertarik, tulisannya sederhana sih, posting yang selalu menarik minat saya adalah tentang keinginan-keinginan dia dan mimpi-mimpinya. Saya jadi tau KALO kita nggak perlu naif apalagi jaim buat menggapai apa maunya kita. kita harus tau apa maunya kita, dan jangan sampe itu cuma jadi kemauan, tapi sejarah. Diatas itu sebisa mungkin harus tetep jadi diri kita sendiri.

Yang kedua adalah Alanda kariza. mungkin udah banyak orang tau siapa dia. sekarang Alanda udah mulai berubah jadi lebih feminin. dia jadi tambah cantik. yang bisa saya petik dari Alanda adalah tentang gregetnya dia tetp tabah menghadapi kasus yang menjerat ibunya. Dan emang saya selalu nge-fans sama orang -orang seperti itu, yang bisa bangkit dari masalah yang menimpa dia, memanfaaatkannya, dan malah bisa berkarya besar. Alanda sukses jadi trend-setter gerakan sosial di Indonesia. Dan yang buat saya nge-fans saya merasa kalo kerjaannya Alanda itu didasarkan dari hatinya. Dan dia bisa mengarahkan itu.

Well, keliatan banget dari tulisan-tulisan mereka, cara pandang mereka yang membuat pemikiran saya berubah. Sikap mereka, keteguhan mereka mmbuat mereka jadi extraordinary people.

Sekarang mereka bikin saya makin semangat buat nerusin cita-cita saya buat jadi penulis. Saya pengen jadi penulis, karya saya bisa terbit di masa kuliah. Karena cita-cita jadi penulis sebenernya sempet ada di benak sejak kelas 5 SD. waktu itu temen-temen hobinya nungguin saya nyeritain satu bab tantang novel yang saya (novelnya ditulis di buku tulis). Saya pengen bangettt.., nget.. nget… dan itu smua jadi kerja sampingan saya selagi kuliah. Saya mimpi duitnya bisa dipake buat investasi yang bisa buat makin leluasa berkarya, sebutlah laptop pribadi, paspor (cita-cita saya pengen ikut pertukaran mahasiswa), kamera pribadi, ngisi tabungan haji, dsb. Selain itu juga saya bisa nambah jaringan, dikenal, diinspirasikan, dsb.

Dan untuk itu semua saya harus kerja keras. Saya nggak boleh malas-malas apalagi cuma jadi pengamat. Saya pengen suatu hari saya nggak cuma bangga bisa tau mereka, tapi saya bisa kenal mereka, diskusi sama mereka, setara dan juga jadi creator seperti mereka.

Saya pengen niru cueknya mbak Faela, keteguhan dan keras kepalanya Alanda, dan sukses jadi young-woman-writer seperti mereka berdua.

GOD is GOOD!

a Chance!

kesempatan nggak dateng dua kali, tapi tiga kali bahkan lebih! kesempatan itu terulang, makanya ada ungkapan Jangan Pantang Menyerah.

wel, let’s see!

Blog at WordPress.com.